Anatomi Website

Anatomi Website

Kita sudah familiar dengan tampilan website yang terlihat pada browser, tetapi apakah teman-teman tahu bagaimana website dapat tampil demikian ? singkatnya Terdapat 3 (tiga) fondasi penting dalam membangun sebuat website. Pertama adalah HTML, salah satu markup language yang digunakan untuk membuat struktur dan menampilkan konten pada World Wide Web (Website). Yang kedua CSS yang akan membantu dalam mendesign tampilan website, sehingga terlihat lebih cantik dan user friendly. dan yang terakhir ada JavaScript  yang digunakan untukmembuat website lebihdinamis dan interaktif. 
coba perhatikan gambar berikut :


Sama seperti halnya tubuh manusia yang tersusun dari kerangka tulang, HTML pada website berperan sebagai kerangka dasar yang digunakan dalam menampilkan visual pada website. Tapi jika hanya sebatas kerangka, seorang manusia akan terlihat menyeramkan dan aneh bukan? Maka dari itu untuk mempercantik tampilannya kita membutuhkan sebuah kulit. Di sinilah peran CSS. Setelah memiliki kulit dan nampak cantik, selanjutnya kita membutuhkan sebuah otak, otot dan saraf agar seorang manusia dapat dinamis dan berinteraksi. Dalam website disini JavaScript-lah yang berperan dalam membuat website yang dinamis dan interaktif.

Bagaimana Website bekerja?

Ketika kita mengunjungi suatu website, seperti situs web "dicoding.com" sebagai media kita untuk belajar, tentu kita membutuhkan sebuah koneksi internet, karena website memerlukan sebuah web server hosting yang dapat disimpan di mana saja. Ketika kita menuliskan “dicoding.com” dan menekan enter pada browser, hal yang pertama dilakukan browser adalah menghubungi Domain Name System (DNS) server untuk mengarahkan ke alamat server. Kemudian browser mengirimkan sebuah permintaan (request) agar server mengirimkan salinan dari informasi yang nantinya ditampilkan pada client (browser). Jika request tersebut berhasil, maka server menanggapi (response) permintaan tersebut dan mulai mengirimkan salinan yang dibutuhkan secara berangsur. Browser menggabungkan bagian-bagian informasi yang diperoleh untuk kemudian tampil di jendela browser.
Amatilah gambar berikut :



Untuk menampilkan informasi pada jendela, browser menggunakan HTML dan CSS yang dikirimkan dari server. Dengan begitu, informasi dalam bentuk HTML dan CSS-lah yang dikirimkan server untuk client (browser). Beberapa halaman website juga membutuhkan informasi ekstra seperti berkas gambar, suara atau video, tetapi berkas tersebut sebenarnya hanya ditanamkan (embed) pada HTML. Dan beberapa halaman website sebenarnya juga membutuhkan JavaScript untuk me-render HTML atau CSS agar dapat menampilkan informasi secara dinamis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial Instalasi Software Sybase PowerDesigner 16.5.

Cara membuat makalah yang baik dan benar

Website Design Dengan Bootstrap