Use Case Diagram dan Activity Diagram in UML


A.    Use Case Diagram
Pengertian
Use case adalah kegiatan atau urutan interaksi yang saling berkaitan antara sistem dan aktor. Use case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipe interaksi antara user sebuah sistem dengan sistemnya sendiri melalui sebuah cerita bagaimana sebuah sistem dipakai. Use case juga digunakan untuk membentuk perilaku (behaviour) sistem yang akan dibuat. Sebuah use case menggambarkan sebuah interkasi antara pengguna (aktor) dengan sistem yang ada.
Aktor merupakan orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akan dibuat diluar sistem informasi yang akan dibuat itu sendiri, jadi walaupun simbol dari aktor adalah gambar orang, tapi aktor belum tentu merupakan orang [8]. Use case merupakan fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai unit-unit yang saling bertukar pesan antar unit atau aktor.
Use Case Diagram digunakkan untuk mengilustrasikan hubungan antara sistem dan user ada beberapa keuntungannya meliputi:
a.    Use Case ringkas, sederhana, dan dipahami oleh beberapa pihak.
b. Use Case mengatur sejumlah aktifitas dalam proses perencanaan iterasi, sistem deployment, pembuatan dan validasi model desain, pembuatan dokumentasi bagi para pengguna.
c.  Use Case membantu sinkronisasi isi model yang berbeda.

Tujuan Use Case
·      Memetakkan kebutuhan sistem
·      Merepresentasikan interaksi pengguna terhadap sistem
·      Untuk mengetahui kebutuhan diluar sistem
Deskripsi Use Case
·      Diagram  use case merupakan pemodelan untuk menggambarkan kelakuan (behavior) sistem yang akan dibuat.
·      Diagram use case mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor dengan sistem yang akan dibuat.
·      Diagram use case digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sebuah sistem dan siapa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi tersebut. Yang ditekankan pada diagram ini adalah “apa” yang diperbuat sistem, dan bukan “bagaimana”.
·      Sebuah use case merepresentasikan sebuah interaksi antara aktor (user atau sistem lainya) dengan sistem.
·      Use case menjelaskan secara sederhana fungsi sistem dari sudut pandang user.

Komponen Use Case Diagram
 

Simbol Use Case

·      Use case dibuat berdasar keperluan actor, merupakan “apa” yang dikerjakan system, bukan “bagaimana” system mengerjakannya.
·      Use case diberi nama yang menyatakan apa hal yang dicapai dari hasil interaksinya dengan actor. 
·      Use case dinotasikan dengan gambar (horizontal ellipse). 
·      Use case biasanya menggunakan kata kerja.
·      Nama use case boleh terdiri dari beberapa kata dan tidak boleh ada 2 use case yang memiliki nama yang sama. 
Contoh Use case diagram perpustakaan
        Pada perpustakaan UBD memberikan fasilitas peminjaman buku kepada mahasiswa, dosen dan karyawan , dimana seorang mahasiswa meminjam buku setelah melakukan registrasi pendaftaran kepada petugas perpustakaan. Mahasiswa dan dosen boleh meminjam semua koleksi buku di perpustakaan sedangkan karyawan hanya boleh meminjam buku berbahasa Indonesia saja. Seorang mahasiswa hanya di ijinkan meminjam maksimal hanya tiga buku, berbeda dengan  dosen dan karyawan yang bisa meminjam dengan tanpa batas. Prosedur peminjaman buku adalah membawa buku yang hendak di pinjam dan menunjukan KTM mahasiswa, NIP untuk dosen  dan karyawan. Mahasiswa di perbolehkan meminjam buku selama 1 minggu selebihnya di kenakan denda. Petugas perpustakaan melakukan pendataan buku, mencatat dan menghitung denda serta membantu dalam koleksi.
Use Case Diagram
B.    Activity Diagram
Pengertian
Diagram aktivitas adalah bentuk visual dari alir kerja yang berisi aktivitas dan tindakan, yang juga dapat berisi pilihan, pengulangan, dan concurrency. Dalam Unified Modeling Language, diagram aktivitas dibuat untuk menjelaskan aktivitas komputer. Diagram aktivitas menggambarkan alur kontrol secara garis besar. Diagram aktivitas memiliki komponen dengan bentuk tertentu, dihubungan dengan tanda panah. Panah mengarahkan urutan aktivitas terjadi, dari awal sampai akhir. Diagram aktivitas dapat dianggap sebagai jenis alir kerja. Umumnya alir kerja tidak memiliki cara untuk menampilkan Concurrency simbol penggabungan dan pemecahan pada diagram aktivitas dapat menjadi solusi untuk pemakaian yang sederhana.
Pada dasarnya diagram Activity Diagram versi UML (Unified Modeling Language) sering digunakan oleh flowchart. Activity diagram sendiri digunakan untuk menganalisa proses. Diagram ini berhubungan dengan diagram statechart. Diagram statechart berfokus pada obyek yang dalam suatu proses atau proses menjadi suatu obyek, diagram Activity berfokus pada aktifitas - aktifitas yang terjadi yang terkait dalam suatu proses tunggal, jadi dengan kata lain, diagram ini menunjukkan bagaimana aktifitas - aktifitas tersebut bergantung satu sama lain. yang perlu diperhatikan adalah diagram aktivitas menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas yangdapat dilakukan oleh sistem. Activity diagram bukanlah sebuah tool yang sempurna untuk menganalisis masalah dari sistem.
 Fungsi Activity Diagram:
a.  Menggambarkan  proses bisnis dan urutan aktivitas dalam sebuah proses
b.  Memperlihatkan urutan aktifitas proses pada system.
c.   Dipakai pada business modeling untuk memperlihatkan urutan aktifitas  proses bisnis
d.  Struktur diagram ini mirip flowchart atau Data Flow Diagram pada perancangan terstruktur.
e.  Sangat bermanfaat apabila kita membuat diagram ini terlebih dahulu dalam memodelkan sebuah proses untuk membantu memahami proses secara keseluruhan.
f.   Activity diagram dibuat berdasarkan sebuah atau beberapa use case pada use case diagram.



               Element - element pada activity diagram:

 
  • Activity  atau State : menunjukan aktivitas yang dilakukan.
  • Initial activity atau Initial state : menunjukan awal aktivitas dimulai
  • Final activity atau Final state : menunjukan bagian akhir dari aktivitas
  • Decision : menggambarkan test kondisi untuk memastikan bahwa control flow atau object flow mengalir ke satu jalur, jumlah jalur sesuai yang diinginkan
  • Merge : menggabungkan flow yang pecah oleh decision
  • Syncrhonization : dibagi menjadi 2 yaitu Fork dan Join. Fork digunakan untuk memecah behaviour menjadi activity atau action yang paralel. sedangkan Join untuk menggabungkan kembali activity atau action yang paralel.
  • Swimlanes : Memecah activity diagram menjadi baris dan kolom untuk membagi tanggung jawab obyek-obyek yang melakukan aktivitas
  • Transition : menunjukan aktivitas selanjutnya setelah aktivitas sebelumnya.



Contoh Activity diagram perpustakaan :

Activity Diagram

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial Instalasi Software Sybase PowerDesigner 16.5.

Cara membuat makalah yang baik dan benar

Website Design Dengan Bootstrap