Apa itu Website ???
Apa
itu Website ???
Website adalah sebuah halaman yang
menampilkan informasi melalui teks atau gambar. Website dapat diakses melalui
internet menggunakan browser. Website ini unik karena tiap halaman dapat
saling terhubung dengan menggunakan hypertext links. Umumnya sebuah
website memuat informasi yang disediakan secara perorangan, kelompok, atau
organisasi. Semua informasi yang tersedia pada halaman website disimpan pada server.
Website sudah berkembang sangat
pesat. Sekarang, website digunakan tidak hanya untuk media berbagi informasi
atau berita. Layaknya sebuah aplikasi pada komputer dan handphone kita,
website dapat digunakan untuk komunikasi secara real-time, mendengarkan
sebuah lagu, bahkan photo editing sekarang dapat dilakukan pada sebuah
website.
Website sendiri merupakan teknologi yang sudah ada sejak 30
tahun silam. Tim Berners-Lee seorang ilmuwan
Inggris menemukan World Wide Web (WWW) pada tahun 1989 ketika ia bekerja di
CERN (Conseil Européen pour la Recherche Nucléaire). Web awalnya dibuat dan dikembangkan
untuk memenuhi permintaan dalam berbagi informasi secara otomatis antar ilmuwan
di universitas dan lembaga di seluruh dunia. Web pertama di CERN didedikasikan
sebagai web pertama di dunia. Selain itu, pada tahun 2013 CERN merilis “a project to restore
this first ever website: info.cern.ch”
untuk mengabadikan website pertama di dunia. Thank you CERN! Thank you Tim Berners-Lee!
Berikut hal-hal yang harus teman-teman ketahui sebelum lebih lanjut belajar membangun sebuah website :
Web Server
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, informasi pada sebuah website
disimpan pada server. Lantas apa itu server? Banyak yang
mengira bahwa server adalah sebuah komputer dengan performa tinggi dan
berukuran besar. Hal tersebut tidak salah karena biasanya komputer yang
dijadikan server memang harus memiliki performa yang tinggi. Selain
untuk menyimpan data (HTML, CSS, dan JS disimpan di sini), server juga
harus melakukan pekerjaan yang cukup berat, yaitu menanggapi, menyediakan, dan
mengelola data yang diminta oleh client. Tidak hanya satu client,
namun bisa ratusan bahkan ribuan.
Tetapi pengertian server sebenarnya lebih merujuk pada sebuah software
yang dapat menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lain. Jadi penekanan
sebuah server bukan pada sebuah komputernya, melainkan pada rule atau
fungsi dari sebuah komputer tersebut.
HTTP Server
HTTP Server merupakan sebuah software yang dapat menerima transaksi
dari HyperText Transfer Protocol dalam suatu website atau biasa
disebut dengan “HTTP Server”. Banyak software yang dapat melakukan
tugas tersebut. Apache adalah salah satunya yang cukup friendly,
gratis, dan tersedia untuk seluruh komputer dengan basis UNIX (termasuk MacOS)
dan juga Windows.
DNS Server
Setiap perangkat baik komputer, smartphone, modem, maupun router
yang terkoneksi internet akan memiliki IP Address. Contohnya, komputer
yang menjadi host dari dicoding.com memiliki IP 104.28.20.105, Jika kita
menggunakan IP tersebut untuk mengakses sebuah website, tentu akan repot.
Mengingat kumpulan angka memang dapat seorang manusia lakukan, tapi bagaimana
jika harus mengingat 10 IP? Untuk mengatasinya, dibuatlah Domain Name
System (DNS) yang dapat mengubah/mengarahkan website melalui sebuah nama
domain (“dicoding.com”).
Client
Jika ada penyedia (server) tentu ada pengguna bukan? Perangkat yang
meminta (request) suatu layanan tertentu ke suatu server
disebut dengan client. Browser merupakan salah satu client
yang memanfaatkan HTTP Server dalam transaksi datanya. Jelas, tujuannya adalah
untuk mengolah, menampilkan, dan melakukan interaksi dengan dokumen yang
disediakan oleh web server. Layaknya sebuah pelukis, browser mampu menyajikan
informasi dalam bentuk visual yang indah bersumber dari data mentah yang
diperoleh dari server.
Server-side dan Client-side
Dalam pengembangan web, terdapat istilah “Client-Side” atau “Server-side”.
Hal ini merujuk pada sebuah proses yang dilakukan pada sisi client atau di sisi
server. Untuk client side, semua proses terjadi di sisi pengguna,
client meminta data ke server di mana data yang dikirimkan nanti diolah di sisi
client. Biasanya data yang diolah dalam bentuk HTML, CSS, dan
JavaScript.
Sedangkan untuk server side, semua proses yang terjadi dilakukan di
sisi server. Server side bertanggung jawab untuk merespon data yang diminta
oleh client side. Biasanya server side merupakan tempat di mana terjadinya
interaksi pada database, sehingga sisi client tidak mengetahui
prosesnya dan memang tidak boleh tahu. Client hanya diberikan sebuah data hasil
olahan dari sisi server.
Komentar
Posting Komentar